Selasa, 06 September 2011

ABSTRAK -Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Yang Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe NHT (Numbered Head Together) Dengan Menggunakan Model Konvensional (Studi Eksperimen Siswa Kelas Vii Di Mts Negeri Krangkeng-Indramayu)


Pembelajaran matematika masih dirasakan sulit oleh mayoritas siswa sehingga siswa tidak menangkap konsep dengan benar. Selain itu, proses pembelajaran yang dilakukan guru pada pelajaran matematika biasanya didominasi oleh guru dengan model konvensional. Akibatnya siswa merasa jenuh dan kurang bersemangat. Untuk mengatasi hal tersebut perlu digunakan strategi yang dapat melibatkan siswa dalam memahami konsep matematika sehingga dapat membangkitkan semangat siswa dan membuat siswa aktif. Strategi tersebut adalah dengan model cooperative learning tipe NHT (Numbered Head Together).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model cooperative learning tipe NHT dan model konvensional, untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan model cooperative learning tipe NHT dengan yang menggunakan model konvensional.
Penentuan metode pembelajaran secara tepat dan disesuaikan dengan materi, memungkinkan siswa untuk belajar lebih baik. Model cooperative learning tipe NHT (Numbered Head Together) sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika yang membuat siswa lebih aktif, sehingga siswa mampu memahami materi dengan baik dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Krangkeng Kabupaten Indramayu tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 192 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling dan diperoleh dua kelas sampel yaitu kelas VII C (kelas eksperimen) dan kelas VII E (kelas kontrol) dengan jumlah 60 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan instrumen tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian sebagai berikut : hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model cooperative learning tipe NHT menunjukan kategori baik dengan skor rata-rata posttest yaitu sebesar 66,2. Sedangkan untuk rata-rata gain eksperimen yaitu sebesar 54,13. Hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model konvensional menunjukan kategori cukup dengan skor rata-rata posttest yaitu sebesar 55,7. Sedangkan untuk rata-rata gain kontrol yaitu sebesar 39,49. Uji analisis hipotesis diperoleh nilai  (3,619  2,002)  dan signifikan (0,001  0,05), yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yan pembelajarannya menggunakan model cooperative learning tipe NHT dengan model konvensional. Hasil ini menunjukan bahwa siswa yang pembelajarannya menggunakan model cooperative learning tipe NHT lebih baik hasil belajarnya dari siswa yang pembelajarannya menggunakan model konvensional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar